kehilangan

1115073801_3a43f0fb3cDalam hidup, kehilangan seringkali mengiringi dan tak bisa dihindari. Ketika kehilangan datang, kesedihan mungkin menjadikan seseorang terlempar di tepian putus asa. Bumi seakan ambruk dan langit terasa runtuh. Saat seperti itu hanya bisa terhalau bila seseorang berserah pada Sang Pemberi Hidup itu sendiri.

Hidup acap kali memberi ganti yang lebih baik dan lebih banyak dari yang hilang. Jika tulus dan ikhlas menggenggam hidup, mungkin keajaiban dan ketakjuban akan hadir menyapa, termasuk dari yang hilang.

**terima kasih untukmu yang telah mengajarkanku tentang makna kehilangan, meski nyatanya dirimu tak pernah benar-benar hilang

hidup hadir dengan caranya sendiri

sampan

Hidup terkadang hadir dengan kemauan dan rencananya sendiri. Kadang ia hadir sebagai tamu tak diundang yang melahirkan kekecewaan dan kekalutan. Atau sebaliknya, ia hadir sebagai seorang kekasih yang kita tunggu-tunggu atau kita impikan. Begitu menyenangkan dan membahagiakan. Seperti kata John Lennon dalam lagunya, “Hidup hadir dengan caranya ketika kita sedang sibuk membangun rencana ini dan itu.”

Dan, kenyataannya hidup memang seperti itu. Hidup punya rencana sendiri. Tak peduli pada keinginan ataupun kesiapan kita. Namun, hidup yang datang dengan caranya sendiri itu juga tidak bisa diabaikan dan dibiarkan tanpa tujuan. Hidup harus terus berlanjut. Bayangkanlah jika kita berada di sebuah sampan di tengah lautan. Tetaplah menatap bintang di langit yang gelap dan berupaya menghalau ombak untuk satu arah tujuan yang direncanakan. Yang demikian ini lebih baik daripada hanya berdiam dan berharap ombak akan membawa kita entah ke mana.

masih

gerimis1

masih kulukiskan wajahmu
pada sisa gerimis yang merinai
menjadi sepotong ragu
sebab senja telah melengkapkan usia
pada putih rambutku
sementara bayanganmu hilir mudik
bergerak ke sudut-sudut cakrawala
menjelma angin
yang tak lagi bisa kudekap