sketsa kata

di saat-saat tertentu, terkadang dalam kepala saya tiba-tiba melintas kata-kata. namun, kadang saya belum bisa merangkainya menjadi sesuatu yang utuh. untuk itu, saya simpan dalam halaman sketsa kata ini.

_________________________________________________

aku ingin belajar kesetiaan kepada kelam
yang tak pernah mengkhianati malam

_________________________________________________

hidup adalah sebuah perjalanan panjang
yang kita tidak pernah tahu
dimanakah akan kita jumpai tikungan

_________________________________________________

aku ingin pulang ke masa silam
menjumpaimu dengan sepotong kenangan
meski luka telah disempurnakan

_________________________________________________

kirimkan padaku sebilah pisau tajam
agar rindu yang mendera  ini dapat kutikam

_________________________________________________

kita masih bertahan
dalam pusaran angin musim
yang senantiasa mengirimkan getar

_________________________________________________

masih kau tanam sunyi
meski desir hari terus saja berlari

_________________________________________________

untuk apa kau simpan bara
bila akhirnya hanya akan menyemai luka

_________________________________________________

dan kita pun masih setia merenangi mimpi
yang tak pernah sampai menjangkau pagi

_________________________________________________

belajarlah sabar dari purnama
yang senantiasa tenang menunggu
hingga menjadi sempurna

_________________________________________________

masih kupendam deru anginmu
dalam lipatan cerita masa lalu

_________________________________________________

barangkali kita memang harus tetap berjarak
agar senantiasa tersisa ruang rindu di setiap jejak

_________________________________________________

3 thoughts on “sketsa kata

  1. kanvasmaya berkata:

    boleh aku menebar sumpah??

    sumpah disetiap kata disetiap sketsa.. aq melihat diri disini.. entah..
    tp hanya box sms yang tmpatku menyimpan sketsa yang kunjung terkata..

  2. […] sketsa kata sketsa perjalanan […]

  3. cahayadejavu berkata:

    barangkali kita memang harus tetap berjarak
    agar senantiasa tersisa ruang rindu di setiap jejak

    ini keren.. !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s