Harus dengan Apa Kutulis Puisi

HARUS DENGAN APA KUTULIS PUISI

Harus dengan apa kutulis puisi
ketika gemuruh mendera di dada
mengobarkan kerinduan yang tiada tara

Harus dengan apa kutulis puisi
ketika gelisah mendedah sukma
membalutkan keresahan yang kian nyata

Harus dengan apa kutulis puisi
ketika jiwa kembali meronta
melambaikan lembar-lembar kenangan purba

Harus dengan apa kutulis puisi
ketika hati dirajam sunyi
mengenangkanmu yang tersekap di muram mimpi

Harus dengan apa kutulis puisi
bila semua kata tak mampu lagi
menerjemahkan segenap rasa
yang berkecamuk dalam diri

(okt 2009)