letih

hening

tak perlu kau cari lagi di mana ia sekarang
berilah waktu sejenak tetirah kepadanya
telah lama lelahnya mengguris waktu
seletih rembulan yang kehilangan kekasihnya di ufuk pagi

Iklan

rembulan retak

malam mengirimkan setangkai sepi
menyisakan rembulan retak
yang karam di ceruk hati

aku masih di sini
memunguti serpihan mimpi
menggenggam sesak rindu yang ngilu
yang menggeliat di gigil waktu
lantaran hadirmu di batas terjauh
di tebing harapan
yang musykil untuk kutempuh